Murniasihmu

Mari Belajar Ilmu Pasti : Manfaatkan Internet Sebagai Media Pembelajaran

Gambar Sebagai Media Pembelajaran

Pengelompokan media berdasarkan perkembangan teknologi, gambar merupakan salah satu contoh media pembelajaran tradisional yang masuk dalam klasifikasi media visual. Yaitu media visual yang tidak dapat diproyeksikan. Media gambar adalah salah satu jenis media yang paling disukai peserta didik, terutama peserta didik usia anak-anak yang diketahui memberi pengaruh paling besar terhadap siswa di antara jenis media lainnya.

Media gambar memiliki peranan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Karena penglihatan (visual) memiliki komposisi paling besar (75%) dalam hal rata-rata jumlah informasi yang dapat diperoleh seseorang. Informasi yang diperoleh melalui penglihatan juga lebih mudah ditangkap dan diingat oleh memori seseorang. Media gambar apabila didukung oleh metode pembelajaran yang sesuai, juga dapat membawa siswa pada lingkungan belajar yang aktif dan menyenangkan. Apalagi di dunia modern ini, dimana media gambar dapat dengan mudah dibuat atau ditemukan dengan bantuan komputer dan internet. Penerapannya pun sangat mudah, karena tidak memerlukan fasilitas dan sarana khusus, serta dapat diterapkan kepada hampir setiap kelompok peserta didik tanpa menilik usia atau latar belakang lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana guru memadukannya dengan materi dan metode yang sesuai.

Adapun kelebihan media gambar menurut Sadiman yaitu antara lain: sifatnya kongkrit dan lebih realitas dalam memunculkan pokok masalah, jika dibandingkan dengan bahasa verbal, dapat mengatasi batasan ruang dan waktu, dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita, memperjelas masalah bidang apa saja, dan harganya murah dan mudah didapat dan digunakan. Sedangkan kelemahan media gambar yaitu hanya menampilkan persepsi indera mata, ukurannya terbatas hanya dapat dilihat oleh sekelompok siswa, gambar diinterprestasikan secara personal dan subyektif, gambar disajikan dalam ukuran kecil, sehingga kurang efektif dalam pembelajaran.(Sadiman, 1996:35)

Media gambar berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Pesan yang akan disampikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami benar artinya agar proses penyampian pesan dapat berhasil dan efisien. Selain fungsi umum tersebut, secara khusus gambar berfungsi pula untuk menarik perhatian peserta didik agar memperhatikan pelajaran, mengembangkan kemampuan visual anak, mengembangkan imajinasi anak, membantu meningkatkan kemampuan anak terhadap hal-hal yang abstrak atau peristiwa yang tidak mungkin dihadirkan di dalam kelas.

Dengan adanya media gambar, seorang guru akan lebih mudah dalam  menyampaikan konsep suatu bahan pelajaran kepada peserta didik, dan peserta didik akan lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan dalam bentuk gambar-gambar. Selain itu siswa tidak akan jenuh karena disuguhkan gambar-gambar yang menarik. Lewat media gambar itulah nantinya siswa mampu menanamkan konsep dalam dirinya.

Media gambar bisa digunakan dalam materi misalnya materi penjumlahan dan pengurangan pada tingkat SD. Pada penjumlahan dan pengurangan, angka-angka yang tertera bisa kita gantikan dengan gambar agar siswa lebih mudah memahami konsep penjumlahan.

Contohnya penjumlahan: ( 2 + 3 = … ). Untuk penjumlahan tersebut kita tunjukkan dengan gambar sebagai berikut:

 

Gambar 1.

Contoh lain yang bisa digunakan yaitu ( 7 – … = 4 ).

 

Gambar 2.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: